https://sinakal.ml

The Crying Game – Nicki Minaj feat Jessie J

Cinta, bisa berubah menjadi kebencian dengan seketika. Air mata tak akan mampu menyelesaikan masalah yang ada. Tapi, dengan menangis,  bisa menenangkan hati yang luka.

Here we go again, it’s the game we love

Sheets all over the floor and they laced with drugs

You ain’t play your cards right, you had the Ace of Clubs

Hit you with the Ace of Spade, in your face, and shrugged

Blood drippin’ out your arm on my Asian rugs

We was just planning a wedding, caught cagin’ doves

You was just tellin’ your mans, that you hate the clubs

Now we in the crying game, heart laced with slugs


Kita kembali ke sini lagi, ke keadaan seperti ini, ke sebuah permainan yang kita sukai. Pakaian berserakan di lantai, dan kita dihiasi obat-obatan. Aku tahu kau tak akan memainkan kartumu, karena kau telah memegang kartu asmu. Kuhajar kau dengan kartu as sekop, di wajahmu, dan kau hanya mengedikkan bahu. Ada darah berceceran dari lenganmu, mengotori karpet asiaku. Kita baru saja merencanakan sebuah pernikahan, aku tahu. Kau merasa menang karena seperti mendapatkan merpati jinak yang bisa dikandang. Kau baru saja memberitahu teman-temanmu, bahwa kau tak suka kelompokmu. Nah, sekarang kita sudah memulai permainan tangisan. Hati yang terlapisi baja, itulah yang akan menang.

Are you alone?

Do you need someone? Is it too late to talk?

Did I wait too long?

Thousand words

Don’t change a thing

Is it only three?

Three words that you’re missing?


Apakah kau merasa kesepian? Apa kau butuh seseorang untuk kau ajak bicara? Apakah aku menunggu terlalu lama? Ribuan kata yang terucap tak akan mengubah apapun. Apakah tiga kata itu yang terlewat kau ucapkan? Kau hanya butuh tiga kata itu untuk mengembalikan segala kekacauan.

Where did you go? Couldn’t see

I was too busy

Could’ve just said no

Where would you go? I think I know


Kau mau kemana? Tak bisakah kau lihat bahwa aku sibuk sekali? Bilang saja kau tidak bisa, mudah kan. Kau mau pergi kemana? Oh, kurasa aku tahu kemana tujuanmu.

Hoo, hoo

We’re ’bout to play here

We’re ’bout to play here

Hoo, hoo

We’re ’bout to play here

The crying game

Ya, kau sedang menuju kemari, ke tempat permainan kita, karena kita belum menyelesaikannya. Permainan hati ini mulai menyeramkan.

I could’ve given everything

Don’t wanna let the tears begin

We’re ’bout to play here

The crying game

I could’ve given everything

Don’t wanna let the tears begin

We’re ’bout to play here

The crying game


Aku seharusnya memberikanmu segalanya. Aku tak ingin melihatmu meneteskan air mata. Tapi kita berada di sini sekarang. Permainan hati yang menyakitkan. Aku tak ingin menangis agar kau menang, begitupun aku tak ingin menang dengan melihatmu menangis. Itu sama-sama menyakitkan.

Welcome to the crying game[1] where you lose your soul

Where it ain’t no easy cash, you got to use the toll

Ain’t no cruise control, you ’bout to lose control

Ain’t no smilin’ faces here, we slammin’ doors and dishes

Sayin’ we don’t miss each other, but it’s all fictitious

Sayin’ that we had enough, but enough of what?

Another slap to the face, another uppercut

I’m just abusive by nature, not ’cause I hate ya

Not ’cause I wanna, guess I wanna imitate ya

I know it’s hard, I know I intimidate ya

But is you stayin’ or goin’?

I couldn’t breathe and you ain’t even know it

Selamat datang di permainan hati yang menyakitkan ini, di mana kau akan kehilangan jiwamu. Di mana kau tak akan mudah membayar segalanya, namun kau bisa menggunakan jalan pintas. Tak ada kendali dalam perjalanan permainan ini. Semuanya berantakan. Tak ada senyuman, hanya ada lemparan barang-barang dan kemarahan. Ada pintu yang dibanting, teriakan, dan piring-piring yang melayang. Kita berdua tahu kita tak lagi saling merindukan. Semua kisah indah kita hanyalah khayalan. Kita berdua merasa sudah cukup muak. Tapi, muak pada apa sebenarnya? Tamparan lagi, luka lagi. Aku memang mudah terluka, meski tanpa kau sebabkan sekalipun. Mungkin karena aku memang ingin menirumu. Aku tahu kau begitu sulit menghadapiku. Aku terlalu memojokkanmu ya? Tapi semuanya tergantung kepadamu, kau akan tetap bersamaku atau akan pergi begitu saja? Kau tak akan pernah tahu bahwa sebenarnya aku sesak nafas setiap kali bersamamu.

How come you never show it?

All this love you speak of

All I want is to love and be loved

(To love and to be loved)


Bagaimana bisa kau tak pernah menunjukkan segala rasamu kepadaku? Apa kabar dengan semua gombal yang kau sampaikan kepadaku? Hal yang kuinginkan hanyalah bisa mencintai dengan tulus dan dicintai dengan tulus pula.

I’m losin’ a thing

I thought I’d win

And I’m coming undone
‘Cause the tears don’t end


Aku telah kehilangan sesuatu dalam permainan ini. Kupikir aku akan bisa menang, dan akan keluar tanpa menyelesaikan segalanya, karena kita berdua tahu, air mata tak pernah bisa menyelesaikan masalah.

References

  1. ^ the crying game (arti-lirik-lagu.blogspot.com)

Sumber : arti-lirik-lagu.blogspot.com




0 Response to "The Crying Game – Nicki Minaj feat Jessie J"

Post a Comment

Carian Lagu

Carian Lagu